PMI dan BPBD Evakuasi Ratusan Korban Banjir di Cianjur

Jalan penghubung antarkecamatan dan kabupaten di Kecamatan Leles, Cianjur, Jawa Barat, terputus sementara akibat terendam banjir setinggi lutut orang dewasa, Jumat (23/9/2022). ANTARA/Ahmad Fikri Jalan penghubung antarkecamatan dan kabupaten di Kecamatan Leles, Cianjur, Jawa Barat, terputus sementara akibat terendam banjir setinggi lutut orang dewasa, Jumat (23/9/2022). ANTARA/Ahmad Fikri

Kecamatan Leles dan Sindangbarang, Cianjur diterjang banjir pada Jumat malam, 23 September 2022.  Ratusan keluarga yang menjadi korban diselamatkan oleh Relawan Tangguh Bencana (Retana) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Palang Merah Indonesia (PMI) setempat. 

Sebelumnya, Hujan dengan intensitas tinggi mengguyur daerah Cianjur selama hampir 3 jam. Kondisi itu menyebabkan sungai di wilayah selatan meluap, sehingga menggenangi jalan penghubung antarkecamatan.

"Sejak petang kami sudah mengimbau warga untuk waspada dan segera mengungsi ketika melihat air sungai meluap. Sekitar pukul 20.35 WIB, air sungai meluap hingga ke jalan menutup landasan jalan setinggi lutut orang dewasa,"  ujar Koordinator Lapangan PMI Cianjur, Deni Rismanda, dilansir dari Antara, Sabtu, 24 September 2022. 

Di saat yang bersamaan, banjir bandang menerjang Kecamatan Leles dan Sindangbarang. Ratusan rumah warga terendam akibat musibah itu.

Saat ini PMI dan Retana setempat masih melakukan pendataan jumlah pasti rumah yang terendam.  Laporan sementara menunjukkan ada 46 rumah yang terendam air dengan ketinggian mulai dari sepaha hingga lutut orang dewasa. 

“Di Sindangbarang, lebih dari 60 rumah di tiga desa dilaporkan terendam," ungkap Deni. 

Ia menyebut pihaknya juga mengirim petugas di dua lokasi terpisah. Hal ini dilakukan sebagai antisipasi jika hujan kembali turun. 

"Untuk petugas dari PMI dan BPBD Cianjur sedang menuju ke lokasi untuk melakukan pendataan dan evakuasi," kata Deni.

BPBD cianjur juga telah mengirim 12 petugas untuk melakukan penyedotan air di dua lokasi banjir. Petugas juga akan membantu mengevakuasi warga jika air terus meninggi. 

"Kami belum tahu pasti berapa banyak rumah yang terendam di dua kecamatan, namun laporan sementara sekitar seratusan keluarga sudah dievakuasi relawan di lapangan. Kami mengimbau warga di wilayah rawan banjir di selatan Cianjur untuk waspada dan segera mengungsi jika melihat tanda alam," kata Sekretaris BPBD Cianjur, Rudi Wibowo.

BACA: BPBD: 22 dari 40 Kecamatan di Bogor Berpotensi Terjadi Pergeseran Tanah



(UWA)

Berita Terkait