Puluhan Sekolah di Bekasi Terendam Banjir, Siswa Terpaksa Belajar Daring

Kondisi SDN 01, 03, 04 Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terendam banjir, Kamis (2/3/2023). (FOTO ANTARA/Pradita Kurniawan Syah). Kondisi SDN 01, 03, 04 Bojongsari, Kecamatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat terendam banjir, Kamis (2/3/2023). (FOTO ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Bekasi: Pemerintah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, melaporkan puluhan bangunan sekolah di wilayahnya terendam banjir. Akibatnya, aktivitas belajar dan mengajar terhambat.

"Data sementara 35 SD negeri dan lima SMP negeri terkena banjir. Murid-murid belajar di rumah dan yang kondisinya masih memungkinkan, dilakukan KBM secara daring," kata Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan, dikutip dari Antaranews.com, Jumat, 3 Maret 2023.

Pemkab Bekasi kini telah menerapkan kebijakan belajar di rumah sambil menunggu kondisi air surut. Apabila dalam waktu sepekan air masih belum surut, pemerintah daerah akan memfasilitasi pembelajaran luring di luar gedung sekolah.

Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi juga diminta untuk menyiapkan skema belajar alternatif. Rencananya, sekolah darurat akan didirikan dengan memanfaatkan fasilitas publik.

"Sekolah darurat menjadi opsi, bisa di balai desa, masjid, dan bangunan lain yang memungkinkan," ujarnya.

Hingga saat ini, upaya penanganan banjir masih terus dilakukan dengan bantuan para relawan dan unsur masyarakat terkait. "Termasuk mengupayakan bagaimana agar anak-anak kita tetap bisa belajar secara optimal di tengah kondisi musibah ini," lanjutnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar pada Dinas Pendidikan Kabupaten, Bekasi Yudi, mengatakan beberapa lokasi banjir sudah mulai surut.

"Saat ini bahkan sudah ada yang kondisi sekolahnya sudah kering dan bisa kembali melakukan aktivitas belajar," ucapnya.

Namun, masih ada ratusan pelajar lainnya yang terpaksa harus mengikuti pembelajaran secara daring.



(UWA)