Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang melalui Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) menggelar pelatihan kepada para pencari kerja mulai 22 September hingga 31 Oktober 2022. Pelatihan itu ditujukan untuk meningkatkan kemahiran dan keterampilan para pencari kerja.
"Pemberian pelatihan ini dalam rangka link and match (menautkan dan mencocokkan) antara kebutuhan industri dan ketersediaan tenaga ahli," kata Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana, dikutip dari Antara, Jumat, 23 September 2022.
Pelatihan ini diharapkan dapat memberi bekal kepada warga untuk memulai usaha dan membuka lapangan pekerjaan baru. "Harapannya, mereka yang lulus pelatihan nantinya bisa mandiri dan mampu usaha sendiri," ungkap Cellica.
Nantinya para pencari kerja akan dibekali keterampilan dan pengetahuan di bidang kejuruan las industri, otomotif, elektronika, listrik, kecantikan, bisnis dan manajemen, serta garmen. Rencananya para pencari kerja juga akan diberi bantuan modal untuk memulai usaha.
"Kami sudah menganggarkan miliaran rupiah untuk bantuan permodalan dalam bentuk barang. Ini bisa dikolaborasikan dengan pelatihan sehingga peserta lulusan pelatihan yang ingin mandiri nantinya tidak bingung, karena bisa mendapatkan bantuan modal usaha," kata Cellica.
Program itu dijalankan karena ketersediaan lapangan pekerjaan di wilayah tersebut minim. "Kalau dibandingkan, jumlahnya lebih banyak pencari kerja dibandingkan ketersediaan lapangan kerja," ujar Sub Koordinator Informasi Pasar Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja Disnakertrans Karawang, Aan S.
Sebelumnya, Pemkab Karawang juga telah meluncurkan sistem lowongan kerja online pada September 2020. Saat ini ada sekitar 97 ribu orang yang memiliki akun di situs tersebut.
BACA: Karawang Siapkan Anggaran untuk Masyarakat Kecil yang Terdampak Naiknya Harga BBM
(UWA)