Pemkab Garut Pasok Kebutuhan Korban Banjir Pameungpeuk di Pengungsian

Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meninjau daerah yang terdampak banjir di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022). (ANTARA/HO-Diskominfo Garut) Wakil Bupati Garut Helmi Budiman meninjau daerah yang terdampak banjir di Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jumat (23/9/2022). (ANTARA/HO-Diskominfo Garut)

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut, Jawa Barat, memasok kebutuhan mendesak seperti makanan dan perlengkapan tidur. Kebutuhan itu untuk warga korban banjir bandang di Kecamatan Pameungpeuk yang tinggal di pengungsian.

“Ada 40 rumah mengungsi, mudah-mudahan, ini sekarang kita sedang berusaha,” ujar Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman, dikutip dari Antara, Jumat, 23 September 2022.

Ia mengatakan bahwa bencana banjir dari luapan sungai tersebut menerjang pemukiman rumah penduduk di Kecamatan Pameungpeuk. Dampak dari bencana itu sebagian warga harus dievakuasi ke tempat yang aman dari banjir.

Warga yang harus meninggalkan rumah tersebut, tentunya membutuhkan kasur dan selimut untuk tinggal di tempat pengungsian sementara.

“Warga dari 40 rumah itu pasti membutuhkan alat-alat tidur,” ujarnya.

Selain itu, warga memerlukan bantuan makanan dan kebutuhan dasar lainnya yang semuanya telah menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah daerah (Pemda) mengupayakan memasok makanan untuk kebutuhan dapur mandiri bagi masyarakat yang terdampak banjir.

“Asupan makanan sedang diupayakan, dapur mandiri, ada dapur juga dipasok oleh kita dari pemda,” katanya.

Tak hanya bencana banjir, terdapat juga bencana tanah longsor yang menimpa rumah warga. Akibatnya, satu orang meninggal dunia di Kecamatan Cisompet.

Pemda telah meninjau daerah yang terkena longsor. Serta, memberikan santunan kepada keluarga dari korban yang meninggal dunia dampak bencana longsor.

 

BACA: Akibat Hujan Deras, Jembatan Penghubung Garut-Tasik Roboh



(UWA)

Berita Terkait