Musim Banjir, Pemkab Karawang Siapkan Obat Gatal, Diare, dan Demam

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh. (ANTARA/HO-Pemkab Karawang) Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh. (ANTARA/HO-Pemkab Karawang)

Karawang: Sebanyak 79 desa di Kabupaten Karawang dilaporkan terendam banjir. Wakil Bupati Karawang, Asep Syaepuloh, meminta pelayanan kesehatan di berbagai lokasi banjir segera dioptimalkan. Karena warga yang terdampak banjir sangat rentan terserang penyakit.

Ia mengatakan penyakit yang sering menyerang korban banjir ialah gatal, diare, dan demam. Untuk itu, pihaknya telah menginstruksikan Dinas Kesehatan Karawang untuk memantau persediaan obat-obatan. Dinkes Karawang juga diminta untuk segera memastikan ketersediaan obat-obatan yang dibutuhkan warga.

"Obat-obatan akan di-support (dukung). Tentu saja obat-obatan yang diperlukan, seperti obat gatal atau yang lainnya," kata Asep Syaepuloh, dikutip dari Antaranews.com, Jumat, 2 Maret 2023.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang melaporkan sebanyak 79 desa yang tersebar di 24 kecamatan terendam banjir. Banjir telah menggenangi rumah warga selama empat hari.

Banjir disebabkan tingginya curah hujan yang disertai dengan meluapkan sejumlah sungai di wilayah Karawang. Puluhan ribu warga telah mengungsi ke tenda-tenda pengungsian dan tempat yang lebih aman. Adapula yang mengungsi ke rumah kerabatnya.



(UWA)