Program Satu Hari Satu Telur Karawang untuk Tekan Angka Stunting

Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyalurkan telur untuk penanganan stunting. (ANTARA/HO-Pemkab Karawang) Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh menyalurkan telur untuk penanganan stunting. (ANTARA/HO-Pemkab Karawang)

Karawang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karawang mulai menggulirkan penanganan dan pencegahan stunting untuk bayi usia dua tahun lewat program Satu Hari Satu Telur. Program ini diharapkan bisa menekan angka stunting di Karawang, Jawa Barat, yang mencapai 14 persen pada 2022.

"Program Satu Hari Satu Telur ini adalah program intervensi dalam penanganan percepatan penurunan stunting di Karawang, dimulai dari Desa Kalangsari, Kecamatan Rengasdengklok," ujar Wakil Bupati Karawang Aep Syaepuloh, dikutip dari Antaranews.com, Rabu, 22 Februari 2023.

Program Satu Hari Satu Telur untuk penanganan stunting ini program gabungan lintas organisasi perangkat daerah, di antaranya Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) dan Dinas Kesehatan. Program ini dipimpin Tim Percepatan Penurunan Stunting Karawang.

"Pemberian telur untuk dikonsumsi ini baik. Sebab kandungan protein dan gizi pada telur itu, baik untuk anak agar bisa tumbuh ideal sesuai dengan usianya," katanya.

Per 2021, stunting anak di Karawang mencapai 20,6 persen. Kemudian turun menjadi 14 persen pada 2022. Saat ini, kasus stunting di Karawang sebesar 12,9 persen. 

"Kita harus jauh lebih serius lagi untuk mencapai target delapan persen stunting," ujarnya.



(SUR)