Pemkot Cirebon Minta Ibu Hamil dan Balita Rajin Ikut Posyandu Cegah Tengkes

Wakil Wali Kota saat memberikan makanan tambahan kepada warga di Cirebon, Jawa Barat, Senin (16/1/2023). ANTARA/HO-Humas Pemkot Cirebon Wakil Wali Kota saat memberikan makanan tambahan kepada warga di Cirebon, Jawa Barat, Senin (16/1/2023). ANTARA/HO-Humas Pemkot Cirebon

Cirebon - Wakil Wali Kota Cirebon, Jawa Barat Eti Herawati meminta kepada ibu hamil dan orang tua yang memiliki balita agar rajin ke posyandu untuk mencegah tengkes atau stunting. 

“Mari bersama-sama menurunkan angka tengkes di Kota Cirebon. Kami membutuhkan kepedulian seluruh pihak. Bagi ibu hamil dan orang tua mempunya balita agar rajin ke posyandu,” kata Eti di Cirebon, dikutip dari antaranews.com pada 17 Januari 2023. 

Pemkot Cirebon sudah berupaya menurunkan jumlah kasus tengkes dengan mengintervensi perbaikan infrastruktur hingga perbaikan gizi keluarga yang teridentifikasi stunting. 

Mencegah tengkes tidak hanya tugas pemerintah, melainkan juga seluruh elemen masyarakat termasuk kalangan swasta. Kekurangan gizi, lingkungan dan pola asuh yang kurang baik dapat menjadi faktor tengkes. 

Orang tua juga harus merencanakan kehamilan, kelahiran, dan tumbuh kembang anak dengan baik. Jika melakukannya tanpa perencanaan anak yang dilahirkan dapat berisiko tengkes atau stunting. 

“Stunting bukan hanya faktor gizi buruk, namun faktor lingkungan dan pola asuh, sehingga perlu persiapan yang matang ketika ingin menjadi orang tua,” tutur Eti Herawati. 

Eti meminta kepada seluruh orang tua di Cirebon untuk pergi ke posyandu untuk memeriksakan kandungan dan balita. Kesehatan ibu dan anak yang dipantau dengan baik dapat mencegah risiko tengkes karena tenaga kesehatan dapat segera memberikan vitamin atau pun makanan tambahan. 

“Jangan sungkan membawa anak balita ke posyandu saat ada penimbangan dan pemberian vitamin,” ujarnya. 



(SUR)