Siswa 20 SMP di Bandung Dapat Edukasi Reproduksi

Pemkot Bandung mulai menggelar program PIK Remaja. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung) Pemkot Bandung mulai menggelar program PIK Remaja. (ANTARA/HO-Humas Pemkot Bandung)

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung menggelar program Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK Remaja). Program itu bertujuan untuk mengedukasi para pelajar tentang kesehatan reproduksi  sebagai salah satu  persiapan kehidupan berkeluarga.

Dengan kegiatan itu, sekolah diberikan pedoman untuk menggarap program kependudukan dan pemberdayaan keluarga.

"Pembentukan Pusat Informasi dan Konseling Remaja merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pengetahuan remaja terkait seksualitas, pernikahan Dini dan HIV/AIDS," kata Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari, dikutip dari Antara, Rabu, 26 Oktober 2022.

Dia menyebut program itu dapat meningkatkan sebaran informasi pendidikan, konseling dan pelayanan tentang kehidupan berkeluarga bagi remaja. Adapun segmentasi usia yang disasar yakni remaja berumur 10-14 tahun.

Hal tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Nomor PK. 03.02.07/7425-Disdik/IX/2022 Tentang Pembentukan Kelompok Pusat Informasi dan Konseling Remaja Tingkat SMP Kota Bandung.

Kenny mengatakan ada 20 sekolah menengah pertama (SMP) percontohan dalam program tersebut. Pihaknya melakukan sosialisasi dengan metode yang menarik dan dekat dengan remaja. 

"Kita berikan sosialisasi tentang kelompok pusat informasi dan konseling remaja dengan cara dan metode yang menarik dan ramah remaja," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Bandung Hikmat Ginanjar mengatakan kolaborasi ini merupakan sebuah langkah untuk mempersiapkan masa bonus demografi di tahun 2045.  "Sehingga remaja yang ada sekarang akan menjadi manusia manusia yang berkualitas di tahun 2045," kata Hikmat.

BACA: Dinkes Cianjur Gencar Lakukan Sosialisasi Guna Tekan Angka ODHA



(SUR)