Cianjur - Warga Kabupaten Cianjur, Jawa Barat dipastikan tidak ada yang terjangkit dan menderita flu burung clade baru 2.3.4.4b. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Guna antisipasi flu burung clade baru ini, Dinkes Kabupaten Cianjur juga menyiapkan surat kewaspadaan dini terhadap kasus ini. Surat kewaspadaan dan imbauan ini berguna agar warga terhindar dari flu burung clade baru.
"Suratnya pemberitahuan secara resmi baru kami terima dari Dinkes Provinsi Jawa Barat. Sampai saat ini belum ada laporan warga yang terjangkit, harapan kami jangan sampai ada," kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kabupaten Cianjur, dr Frida Laila Yahya , dikutip dari Antaranews.com, Rabu, 1 Maret 2023.
Firda menjelaskan, untuk penatalaksanaan kasus suspek flu burung ini, Dinkes di provinsi, kabupaten/kota diminta menyediakan fasilitas kesehatan sesuai dengan anjuran yang telah ditetapkan.
Puskesmas di seluruh Cianjur juga diminta memberitahukan dalam jangka waktu kurang dari 24 jam ketika mendapati pasien suspek flu burung. Sedangkan berbagai upaya antisipasi sesuai petunjuk Kemenkes akan dilakukan di seluruh wilayah berkoordinasi lintas dinas.
"Kita juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait termasuk dinas peternakan, guna mencegah penularan flu burung di Cianjur," katanya.
Menurut Firda, kini kementerian kesehatan (Kemenkes) sedang meningkatkan kewaspadaan pada kasus flu burung varian baru yang berpotensi menjangkit manusia. Hal ini membuat Dinkes di masing-masing provinsi, kabupaten, dan kota dihimbau untuk menindaklanjuti instruksi dalam mengantisipasi penyebaran yang mulanya menjangkit bebek peking.
"Saat ini flu burung clade baru 2.3.4.4b telah ditetapkan sebagai kejadian luar biasa (KLB)," kata Frida. (Fauzi Pratama Ramadhan)
(FPR)
Warga Cianjur Dipastikan Tidak Ada Yang Terjangkit Flu Burung Clade Baru
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, dr Frida Laila Yahya. (ANTARA/Ahmad Fikri